Deskripsi Pekerjaan
Informasi lengkap tentang posisi dan persyaratan
Ringkasan Yukerja
Lowongan Head Marketing di Fisura Scarf kami kurasi dari Glints (kategori Marketing & Penjualan). Perhatikan lokasi kerja (Karang Tengah) sebelum melamar. Yukerja.com bukan pemberi kerja — lamaran diproses di situs sumber resmi.
Tanggung Jawab :
- Bertanggung jawab penuh atas strategi marketing di seluruh channel online (Shopee, TikTok Shop, Shopify, WhatsApp)
- Merancang dan mengeksekusi campaign/promosi yang kreatif dan efektif untuk menaikkan omset & konversi
- Memantau dan mengelola stock awareness — memastikan strategi marketing selaras dengan ketersediaan stok (kapan harus gencar promosi produk fast-moving, kapan harus rem produk yang stoknya menipis, dll)
- Mengatur funnel marketing dari awareness sampai konversi & retensi, baik secara strategi maupun teknis di tiap marketplace
- Memimpin kolaborasi dengan KOL/KOL specialist dan tim content untuk campaign yang terintegrasi
- Menyusun kalender promosi (flash sale, big campaign Shopee/TikTok, harbolnas, dll) dan memastikan sinkron dengan tim operasional & stok
- Analisis performa campaign (ROAS, CTR, conversion rate, dll) dan optimasi berkelanjutan
- Memimpin & mengembangkan tim marketing (content, ads, KOL specialist, dll)
Kualifikasi :
- Pengalaman min. 3–5 tahun di bidang marketing, dengan min. 1–2 tahun di posisi leadership (Marketing Manager/Head of Marketing)
- Punya pengalaman kuat di industri fashion (lebih diutamakan)
- Paham teknis & algoritma marketplace: Shopee Ads, TikTok Shop Ads/Affiliate, Shopify (SEO, email/WA marketing)
- Familiar dengan inventory/stock planning untuk kebutuhan marketing (bukan harus jago logistik, tapi paham cara baca stok untuk ambil keputusan campaign)
- Punya jaringan atau pengalaman kerja sama dengan KOL/KOL agency
- Leadership skill kuat — bisa mengarahkan dan kolaborasi dengan seluruh tim Marketing
- Analytical mindset — nyaman baca data performa (Ads Manager, Shopee Seller Centre, Google Analytics, dll)
- Kreatif, cepat mengikuti tren (khususnya tren TikTok & short-form content), dan berani eksperimen campaign baru